Bakti Sosial Menuju Kampus Tangguh Di Universitas Jayabaya

Uncategorized53 Dilihat

Sebuah terobosan baru di kalangan mahasiswa di tengah pandemi covid-19 membuat sebuah kegiatan yang bertemakan Bakti sosial menuju Kampus Tangguh di Universitas Jayabaya dalam rangka Gerakan bersama memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kapolres Kombes POL Erwin Kurniawan, SIK., M.Hum memberi apresiasi kepada mahasiswa Universitas Jayabaya khususnya yang tergabung dalam organisasi Mapalaya (Mahasiswa pencinta alam Universitas Jayabaya) yang diketuai oleh Muhammad Yuliano dan Ketua Presedium Forum Mahasiswa dan Pemuda Nasional Indonesia Tanggon (FMPNI) Tanggon Nurendro untuk karena membuat Bakti Sosial menuju Kampus Tangguh.

Pada kegiatan Bakti sosial menuju Kampus Tangguh di Universitas Jayabaya, Dandim 0505/JT dan Kapolres Metro Jakarta Timur memberikan paket sembako, kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon serta Rapid tes kepada seluruh mahasiswa untuk mengetahui kondisi kesehatan para mahasiswa tersebut.

Kegiatan launching Bakti sosial menuju Kampus Tangguh ini diprakarsai oleh Kodim 0505/JT dan Polres Metro Jakarta timur, Rabu (10/03/21).

Kapolres Kombes POL Erwin Kurniawan SIK, M.Hum bersama Dandim 0505/Jakarta timur Kolonel Kav Rahyanto Edy Yunianto dan Wakarek Universitas Jayabaya Hendra Dinata SH.MH membuka Launching Bakti sosial menuju kampus tangguh di Univ Jayabaya yang dibentuk dengan tujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Jakarta timur. 

Mahasiswa Jayabaya yang tergabung dalam Mapalaya mendukung program kampus tangguh.

“Saya juga meminta kerja sama kepada mahasiswa dalam kegiatan bakti sosial semoga bisa tepat sasaran,” kata Kapolres yang didampingi Dandim dan Wakarek.

Kapolres dan Dandim 0505/Jakarta Timur juga meminta mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan Baksos nantinya tetap menerapkan protokol kesehatan seperti penyediaan alat thermogun, tempat cuci tangan, wajib memakai masker dan jaga jarak dalam rangka menekan laju penyebaran Covid-19 dengan menerapkan 5M.

Wakarek bidang ke Mahasiswaan Hendra Dinata SH.MH, saat memberikan sambutan, mengaku Mahasiswa Universitas Jaya Baya sangat siap dan akan menjalankan Protokol kesehatan untuk menuju Kampus Tangguh Covid-19 di Kampus Jaya Baya.

Selain memberikan pertolongan dan bantuan setiap ada bencana, mahasiswa Universitas Jaya Baya yang tergabung dalam Mapalaya pihaknya juga melakukan langkah – langkah kedalam, Salah satunya adalah melakukan cek suhu tubuh, wajib bermasker, cuci tangan, hingga menyertakan surat keterangan sehat atau juga jadi surat bebas Covid, termasuk rapid test dan lainnya sebagai upaya untuk mencegah penularan Covid tersebut, tandasnya.

Muhammad Yuliano Selaku Mahasiswa pencinta alam memberi sambutan “bahwa kegiatan ini kami adakan karena kami tergerak melihat mahasiswa perantauan terkhususnya di Universitas Jayabaya ini banyak yang membutuhkan bantuan sembako di tengah pandemi covid 19 ini, Dan kami juga ingin mahasiswa agar produktif di dalam kampus di tengah pandemi covid 19 saat ini.

Tanggon nurendro Ketua Presedium Forum Mahasiswa dan Pemuda Nasional Indonesia (FMPNI)”Bakti sosial menuju kampus tangguh bukan hanya sekedar berbagi sembako kepada kawan-kawan mahasiswa yang membutuhkan serta lingkungan masyarakat sekitar kampus saja tetapi juga bentuk perlawan kawan-kawan mahasiswa dan pemuda dalam melawan covid 19 agar tetap produktif dalam keseharian kita dan positif dalam berkegiatan yang tetap mematuhi protokol kesehatan”Ucapnya.

“kegiatan ini bertujuan agar kawan-kawan mahasiswa dan pemuda civitas dalam kampus tetap bisa eksis berkreasi di tengah pandemi covid-19 dengan cara memenuhi ketahanan pangan dengan hal kecil seperti menanam tanaman yang bisa dikonsumi sehari-hari semacam kangkung,selada,jahe,kunyit dan kedepanya kami juga akan mencoba melakukan ternak lele kecil-kecilan sebatas konsumsi kawan-kawan sekitar saja”tuturnya.

“Bukan hanya itu kami juga mempunyai posko banjir yang sering membatu evakuasi korban banjir dengan perahu serta peralatan yang kami miliki. Dalam kegiatan bakti sosial menuju kampus tangguh kali ini kita juga menyediakan rapid antigen gratis agar kawan-kawan mahasiswa dan pemuda dapat mengetahui kondisi mereka masing-masing untuk berguna juga agar bisa menekan penurunan angka covid yang kian bertambah, kami juga menyediakan tempat isolasi mandiri sementara juga apabila sewaktu waktu di perlukan.

Selanjutnya kegiatan ini juga bagian dari kolaborasi antara pihak Kepolisian dan TNI serta mahasiswa dan pemuda guna menciptakan komunikasi yang baik agar terwujudnya keamanan dilingkungan sekitar”ucapnya.

“Kawan-kawan mahasiswa dan pemuda sudah seharunya menjadi penyambung lidah yang baik dan positif di tengah masyarakat atau minimal di lingkungan kita sendiri,Harapan kami Semoga kedepanya bisa terwujudnya kampus tanggung di jayabaya yang bisa berperan dan bermanfaat buat lingkungan sekitar.Semoga kegiatan ini bisa menjadi virus positif dan tertular kepda kampus lainya atau lingkungan lainya agar melakukan kegiatan serupa atau bahkan lebih bagus dan lebih baik dari apa yang kami lakukan hari ini”Tutupny.