Buruh Ancam Mogok ? Semar-Nusantara Ingatkan Resesi Depan Mata, Tolak Ajakan Aksi Buruh Yang di Inisiator Said Iqbal Ketum Partai Buruh

Berita, Daerah, Hukum81 Dilihat

 

Mengingat kondisi dunia sedang tidak baik-baik saja, maka ketetapan Keputusan Gubernur DKI Jakarta No.1153/2022 tentang UMP 2023 sudah sangat bijak, yang khawatir akan Resesi dunia pada 2023 dan kondisi kestabilan ekonomi bagi para buruh dalam menjalankan kehidupannya di tengah kondisi kekhawatiran dunia akan anjloknya ekonomi global.

Ketum Serikat Mahasiswa Nusantara (Semar-Nusantara) Dwiki “Melihat keputusan ini sudah tepat, pemerintah sudah menjadi penengah atas berbagai tuntutan dari Pengusaha dan Pekerja/Buruh ditengah gelombang ancaman resesi yang di perkirakan dimulai tahun depan”ujarnya.

“Jika melihat  tuntutan para buruh yang memaksakan ingin mencabaut Penetapan UMP DKI 2023 yang diputuskan melalui Keputusan Gubernur Nomor 1153 Tahun 2022 sebesar Rp 4.901.798 dimana Angka ini naik sebesar 5,6 persen, Rp 259.944 dari UMP tahun 2022 lalu yaitu Rp 4.641.854 sangat beresiko dan tidak bijak Upah buruh diimbau agar tidak naik terlalu tinggi”Tambahnya

Dwiki menilai rencana demo dan mogok Nasional yang akan dilakukan oleh buruh yang di mulai dari hari ini sampai Rabu pekan depan. sangat merugikan bahkan untuk buruh itu sendiri”tambahnya.

Dwiki mengingatkan kepada teman-teman buruh akan ancaman Indonesia terkait resesi jangan sampai tahun depan kita sulit semuanya”tambahnya.

Semangat teman-teman buruh sangat di apresisi tetapi jangan sampai semangat buruh di manfaatkan untuk kepentingan 2024.